Oksida nitrogen merupakan salah satu sumber utama polusi udara. Oksida nitrogen dapat bergabung dengan zat lain di atmosfer membentuk hujan asam, ozon, dan partikel halus, yang menyebabkan penurunan kualitas udara. Seiring perkembangan lingkungan sosial, banyak negara dan wilayah memiliki peraturan lingkungan yang ketat, yang mengharuskan emisi oksida nitrogen dari boiler dikendalikan di bawah standar tertentu. Oksida nitrogen berbahaya bagi kesehatan manusia, dan paparan jangka panjang terhadap konsentrasi oksida nitrogen yang tinggi di lingkungan dapat menyebabkan penyakit pernapasan, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya. Mengurangi emisi oksida nitrogen dari boiler membantu melindungi keselamatan publik.
Banyak digunakan di bidang industri dan sipil, boiler merupakan salah satu peralatan kunci di pembangkit listrik tenaga termal, yang digunakan untuk membakar bahan bakar fosil guna menghasilkan uap, yang kemudian menggerakkan turbin untuk menghasilkan listrik. Dalam proses produksi baja dan pengolahan logam, uap yang dihasilkan oleh boiler digunakan untuk pemanasan, penempaan, dan perlakuan panas. Dalam produksi semen dan keramik, boiler berperan sebagai sumber panas yang diperlukan untuk mempertahankan proses produksi. Terdapat juga boiler yang dirancang untuk membakar limbah, mendaur ulang panas dari limbah untuk menghasilkan uap atau listrik. Dengan perkembangan teknologi dan peningkatan persyaratan perlindungan lingkungan, desain boiler modern semakin berfokus pada efisiensi energi dan pengendalian emisi untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan. Pada saat yang sama, penggunaan energi terbarukan dan energi bersih juga secara bertahap semakin diperkuat, seperti boiler biomassa, boiler tenaga surya, dan sebagainya. Namun, dalam proses produksi banyak boiler, sejumlah besar nitrogen oksida akan dihasilkan, yang mengakibatkan produksi polutan.
Transformasi boiler rendah nitrogen bertujuan untuk mengurangi emisi nitrogen oksida dalam proses pembakaran boiler melalui cara teknis dan transformasi peralatan untuk memenuhi peraturan dan standar lingkungan. Denitrifikasi reduksi selektif pada boiler adalah teknologi denitrifikasi yang sudah mapan yang digunakan untuk mengurangi emisi nitrogen oksida. Teknologi ini cocok menggunakan amonia (NH₃) atau urea sebagai zat pereduksi, dan di bawah aksi katalitik dan suhu tertentu, bereaksi menjadi nitrogen (N₂) dan air (H₂O) yang tidak berbahaya.
Teknologi denitrifikasi SCR adalah salah satu teknologi denitrifikasi yang paling banyak digunakan dan matang saat ini, dan banyak digunakan dalam denitrifikasi gas buang boiler industri dan boiler pembangkit listrik. Dengan menggunakan zat pereduksi di bawah aksi katalis logam, teknologi ini bereaksi secara selektif dengan NOx untuk menjadi nitrogen dan air. Karena efisiensi dan kematangannya yang tinggi, teknologi denitrifikasi SCR memainkan peran penting dalam tata kelola lingkungan di banyak bidang industri dan berbagai negara. Transformasi rendah nitrogen tidak hanya membantu mengurangi polusi lingkungan dan meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga merupakan langkah penting dalam peningkatan teknologi dan pembangunan berkelanjutan. Perusahaan harus memilih skema transformasi rendah nitrogen yang sesuai dengan situasi mereka sendiri dan peraturan setempat.
Waktu posting: 29 Mei 2024
