Nitrogen oksida (NOₓ) adalah penyebab utama hujan asam dan kabut asap fotokimia. Zat ini juga memperburuk efek rumah kaca dan membahayakan kesehatan manusia. Dengan perlindungan lingkungan hijau sebagai intinya, Lvgu Environmental Protection dilengkapi dengan genset yang memiliki sistem pengolahan gas buang efisiensi tinggi. Genset ini dapat digunakan di lingkungan dengan persyaratan lingkungan yang ketat, seperti kawasan industri dan pusat data, sehingga meningkatkan daya saing pasar. Melalui teknologi denitrifikasi, NOₓ diubah menjadi gas nitrogen dan air yang tidak beracun dan tidak berbahaya, yang tidak hanya mengurangi kerusakan lingkungan ekologis tetapi juga selaras dengan nilai-nilai inti pembangunan berkelanjutan perusahaan. Menurut standar emisi polutan dari pembangkit listrik tenaga termal di Tiongkok, konsentrasi emisi nitrogen oksida (NOₓ) dari genset berbahan bakar gas harus dikendalikan di bawah 50 mg/m³, sementara beberapa wilayah utama mensyaratkan agar tetap di bawah 30 mg/m³. Lvgu Environmental Protection adalah perusahaan teknologi tinggi tingkat nasional yang telah lulus tinjauan dan sertifikasi khusus. Bisnis utamanya, termasuk sistem denitrifikasi SCR dan DPF (Filter Partikulat Diesel), memiliki hak kekayaan intelektual independen dan sejumlah paten penemuan. Teknologi ini secara khusus mengatasi masalah polutan gas buang dari genset, dengan efisiensi denitrifikasi yang stabil di atas 95%. Setelah pengolahan, partikulat (PM) memenuhi standar tingkat kehitaman Ringelmann level 1, dengan konsentrasi 15 mg/Nm³.
- NOₓ termal: Terbentuk dari reaksi nitrogen dan oksigen dalam kondisi suhu tinggi. Suhu pembakaran genset berbahan bakar gas dapat mencapai lebih dari 1500°C.
- NOₓ dari bahan bakar: Dihasilkan oleh reaksi unsur nitrogen dalam jumlah kecil dalam gas dengan oksigen. Bahkan dengan teknologi pembakaran rendah nitrogen, hanya 30%-50% NOₓ yang dapat dihilangkan. Sisanya memerlukan pengolahan mendalam dengan sistem denitrifikasi untuk memenuhi standar perlindungan lingkungan.

Waktu posting: 17 November 2025