Seiring dengan perkembangan pesat pusat data, konsumsi energi dan dampak lingkungannya semakin menjadi perhatian. Selain menyediakan pasokan daya tanpa gangguan, genset pusat data juga mengeluarkan polutan seperti asap hitam dan nitrogen oksida (NOx). Untuk mencapai pembangunan hijau dan berkelanjutan, pusat data perlu mengadopsi alat pemurnian asap hitam dan teknologi denitrifikasi yang efektif.
Sebagian besar generator diesel di pusat data akan menghasilkan asap hitam selama beroperasi, terutama karena pembakaran yang tidak memadai. Untuk mengurangi emisi asap hitam, peralatan pemurnian asap hitam penangkap partikel (DPF) dapat digunakan.
Green Valley Environmental Protection (GRVNES) menyediakan program pengolahan asap hitam knalpot mesin diesel, yang dapat secara efektif mengurangi emisi asap hitam knalpot.
Teknologi denitrifikasi merupakan kunci untuk mengurangi emisi nitrogen oksida. Saat ini, terdapat berbagai teknologi denitrifikasi yang dapat memberikan pilihan, termasuk reduksi katalitik selektif (SCR) dan reduksi non-katalitik selektif (SNCR).
Reduksi katalitik selektif (SCR) adalah teknologi denitrifikasi yang sangat efisien yang umum kita gunakan untuk menguraikan NOx menjadi nitrogen (N₂) dan air (H₂O) yang tidak berbahaya melalui katalis. Teknologi denitrifikasi SCR memiliki tingkat penghilangan yang tinggi, yang dapat mencapai lebih dari 98%, dan beradaptasi dengan fluktuasi beban operasi generator, serta memenuhi persyaratan waktu mulai-berhenti unit.
Untuk mendorong pengembangan pusat data yang ramah lingkungan, kami menggunakan peralatan dan teknologi pemurnian canggih. Pusat data dapat mengurangi dampak terhadap lingkungan, sekaligus mempertahankan operasi yang efisien dan stabil. Dengan adanya kebijakan perlindungan lingkungan dan inovasi teknologi, pusat data akan lebih memperhatikan pengembangan ramah lingkungan, untuk berkontribusi pada masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Waktu posting: 16 November 2024

