Seiring dengan perkembangan industrialisasi, masalah polusi udara menjadi semakin serius, terutama emisi gas buang dari industri-industri penghasil emisi utama seperti pembangkit listrik tenaga batubara yang berdampak besar terhadap lingkungan. Untuk mengurangi emisi polutan dan melindungi lingkungan ekologis, pemerintah Tiongkok telah menerapkan kebijakan perlindungan lingkungan yang ketat untuk industri-industri penghasil emisi utama seperti pembangkit listrik tenaga batubara. Transformasi teknologi desulfurisasi dan denitrifikasi gas buang pembakaran limbah merupakan cara penting untuk mengurangi emisi polutan gas buang di pembangkit listrik tenaga batubara, yang memiliki kelayakan tinggi.
Teknologi desulfurisasi dan denitrifikasi gas buang pembakaran limbah terutama dilakukan dengan menggunakan peralatan desulfurisasi dan denitrifikasi yang efisien, untuk mengubah oksida sulfur dan oksida nitrogen dalam gas buang menjadi zat yang tidak berbahaya atau rendah bahaya, sehingga mencapai tujuan mengurangi emisi polutan. Saat ini, teknologi desulfurisasi dan denitrifikasi yang umum digunakan meliputi desulfurisasi basah, desulfurisasi kering,reduksi katalitik selektif (SCR)dan reduksi non-katalitik selektif (SNCR).
Pertama, keunggulan teknis
1. Efisiensi tinggi: Teknologi desulfurisasi dan denitrifikasi gas buang pembakaran limbah dapat secara efektif mengurangi konsentrasi emisi oksida sulfur dan oksida nitrogen dalam gas buang, dan memenuhi standar emisi nasional.
2. Penghematan energi: Dibandingkan dengan teknologi desulfurisasi dan denitrifikasi tradisional, teknologi desulfurisasi dan denitrifikasi gas buang hasil pembakaran limbah memiliki efisiensi desulfurisasi dan denitrifikasi yang lebih tinggi, sehingga mengurangi konsumsi energi.
3. Perlindungan lingkungan: Teknologi desulfurisasi dan denitrifikasi gas buang pembakaran limbah dapat mengubah zat berbahaya dalam gas buang menjadi zat yang tidak berbahaya atau rendah bahaya, sehingga mengurangi pencemaran lingkungan.
4. Ekonomi: Meskipun investasi awal teknologi desulfurisasi dan denitrifikasi gas buang pembakaran limbah tergolong besar, biaya operasional jangka panjangnya rendah, dan memiliki manfaat ekonomi yang tinggi.
Kedua, analisis kelayakan
1. Dukungan kebijakan: Kebijakan perlindungan lingkungan pemerintah Tiongkok untuk industri penghasil emisi utama seperti pembangkit listrik tenaga batu bara semakin ketat, dan transformasi teknologi desulfurisasi dan denitrifikasi gas buang pembakaran limbah sejalan dengan pedoman kebijakan nasional.
2. Kemajuan teknologi: Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi desulfurisasi dan denitrifikasi gas buang pembakaran limbah telah mengalami kemajuan pesat, dan tingkat teknisnya terus meningkat, memberikan dukungan teknis untuk transformasi teknologi.
3. Permintaan pasar: Seiring dengan peningkatan kesadaran lingkungan, permintaan pasar untuk teknologi desulfurisasi dan denitrifikasi gas buang pembakaran limbah semakin meningkat, yang kondusif untuk promosi dan penerapan teknologi tersebut.
4. Manfaat ekonomi: Meskipun investasi awal transformasi teknologi desulfurisasi dan denitrifikasi gas buang pembakaran limbah tergolong besar, biaya operasional jangka panjangnya rendah, dan memiliki manfaat ekonomi yang tinggi.
Singkatnya, transformasi teknologi desulfurisasi dan denitrifikasi gas buang insinerasi limbah memiliki kelayakan yang tinggi. Namun, dalam proses operasi aktual, perlu juga memilih teknologi dan peralatan desulfurisasi dan denitrifikasi yang tepat sesuai dengan kondisi teknik dan persyaratan lingkungan tertentu untuk memastikan kelancaran transformasi teknologi.
Waktu posting: 02 November 2023
