Bagaimana industri baja mencapai transformasi nitrogen rendah?

Bagaimana industri baja mencapai transformasi nitrogen rendah?

Industri baja merupakan salah satu industri manufaktur terbesar di dunia dan penghasil emisi karbon tertinggi. Saat ini, emisi karbon industri baja Tiongkok mencapai 15% dari total emisi negara tersebut, dan hampir 50% baja yang diproduksi dan digunakan di dunia setiap tahunnya berasal dari Tiongkok, sehingga emisi karbon industri baja Tiongkok juga menyumbang sekitar 50% dari total emisi karbon industri baja global. Mengingat hal tersebut, pengurangan karbon di industri baja sangat penting bagi Tiongkok untuk mencapai netralitas karbon.

Melalui implementasi transformasi emisi ultra-rendah, emisi polutan udara, termasuk nitrogen oksida, dapat dikurangi secara efektif, sehingga meningkatkan kualitas lingkungan. Transformasi rendah nitrogen merupakan salah satu langkah penting untuk mendorong transformasi hijau industri baja, yang membantu mencapai kesatuan organik antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan. Pada saat yang sama, hal ini juga sejalan dengan konsep "pembangunan hijau" yang diusung negara kita. Transformasi rendah nitrogen di industri baja sangat penting untuk melindungi lingkungan, mendorong pembangunan hijau, meningkatkan citra perusahaan, dan mempromosikan produksi yang lebih bersih.

末端脱硝 氮氧化物废气治理设备 垃圾焚烧用发电机组

Transformasi rendah nitrogen dalam industri baja terutama dilakukan melalui peningkatan mata rantai produksi (termasuk bidang bahan baku, sintering, pelletisasi, kokasifikasi, pembuatan besi, pembuatan baja, penggulungan baja, pembangkit listrik milik sendiri, dll., serta transportasi bahan dan produk curah) untuk mencapai tujuan emisi ultra-rendah. Langkah-langkah spesifik meliputi:

1. Pengendalian emisi terorganisir: implementasi peningkatan, mengurangi emisi polutan udara yang terorganisir.

2. Pengendalian emisi yang tidak terorganisir: mengurangi emisi yang tidak terorganisir dengan meningkatkan proses produksi dan manajemen.

3. Pengendalian proses transportasi: dalam proses transportasi juga dilakukan pengendalian emisi polutan.

4. Pengendalian produksi bersih: melalui optimalisasi kapasitas regional, penyesuaian struktur energi dan struktur proses produksi, pengurangan polusi ultra-rendah dan pengembangan terkoordinasi penghematan energi dan pengurangan karbon, untuk mencapai produksi bersih.

5. Mendorong teknologi canggih: mempromosikan penerapan teknologi peleburan, peralatan, dan metode manajemen yang canggih, meningkatkan efisiensi energi, dan mengurangi emisi karbon.

6. Peningkatan sistem evaluasi produk desain hijau: membangun dan meningkatkan sistem evaluasi produk desain hijau, serta mendorong pengembangan manufaktur hijau.

7. Mempercepat proses transformasi: Berupaya menyelesaikan transformasi emisi ultra-rendah dalam waktu yang ditentukan, misalnya pada tahun 2025, lebih dari 80% kapasitas telah menyelesaikan transformasi tersebut.

垃圾填埋气电站脱硝 燃气锅炉烟气处理 氮氧化化物改造

GRVNES berfokus pada solusi khusus untuk kondisi gas buang dengan suhu rendah/menengah/tinggi (180℃-550℃), konsentrasi oksida nitrogen tinggi, debu tinggi, dan kondisi gas buang lainnya yang terspesialisasi di sektor baja, kaca, kimia, semen, turbin gas, kelautan, mesin pembakaran internal, boiler, energi terdistribusi, dan sub-spesialisasi lainnya.

Penerapan langkah-langkah di atas telah menghasilkan kemajuan signifikan dalam transformasi industri baja Tiongkok menuju manufaktur hijau yang hemat energi dan rendah polusi. Menurut laporan, pada akhir tahun 2021, 23 perusahaan besi dan baja di negara tersebut telah menyelesaikan transformasi emisi ultra-rendah secara keseluruhan, yang melibatkan kapasitas produksi baja sebesar 145 juta ton.


Waktu posting: 23 November 2023