Dengan semakin ketatnya undang-undang dan peraturan perlindungan lingkungan, pencemaran lingkungan dalam produksi industri telah menjadi perhatian luas. Dalam industri peleburan, masalah kelebihan nitrogen oksida (NOx) yang dihasilkan oleh tungku peleburan sangat menonjol. Nitrogen oksida (NOx) merupakan polutan atmosfer utama yang berdampak serius pada lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, bagaimana cara efektif mengatasi masalah kelebihan nitrogen oksida di tungku peleburan telah menjadi prioritas utama. Makalah ini akan membahas penyebab dan metode penanganan kelebihan nitrogen oksida di tungku peleburan.
Pertama, penyebab oksida nitrogen berlebih
1. Kandungan nitrogen dalam bahan bakar tinggi: unsur nitrogen dalam bahan bakar mudah bergabung dengan oksigen untuk menghasilkan nitrogen oksida selama proses pembakaran. Jika kandungan nitrogen dalam bahan bakar lebih tinggi, maka nitrogen oksida yang dihasilkan selama pembakaran juga akan meningkat correspondingly.
2. Suhu pembakaran terlalu tinggi: pembakaran pada suhu tinggi akan mempercepat pembentukan nitrogen oksida. Di dalam tungku peleburan, jika suhu pembakaran terlalu tinggi, hal itu akan menyebabkan peningkatan emisi nitrogen oksida.
3. Koefisien kelebihan udara terlalu besar: Koefisien kelebihan udara mengacu pada rasio antara pasokan oksigen aktual dan kebutuhan oksigen teoritis. Kelebihan udara yang terlalu banyak menyebabkan pembakaran yang tidak memadai, yang meningkatkan produksi nitrogen oksida.
4. Penuaan peralatan dan kurangnya perawatan: Penuaan peralatan dan kurangnya perawatan akan menyebabkan penurunan efisiensi pembakaran, sehingga meningkatkan emisi nitrogen oksida.
Kedua, metode pengobatan
1. Mengoptimalkan proses pembakaran: dengan menyesuaikan struktur pembakar, meningkatkan desain pembakar, meningkatkan kinerja pembakar, dan cara lain untuk mencapai optimalisasi proses pembakaran, mengurangi suhu pembakaran, dan mengurangi pembentukan nitrogen oksida.
2. Mengontrol koefisien kelebihan udara: Pengendalian koefisien kelebihan udara yang wajar memastikan pembakaran yang memadai, dan mengurangi pembentukan nitrogen oksida. Hal ini dapat dicapai dengan menyesuaikan volume udara kipas dan mengubah struktur pembakar.
3. Pilih bahan bakar rendah nitrogen: Usahakan untuk memilih bahan bakar rendah nitrogen untuk mengurangi kandungan nitrogen dalam bahan bakar, sehingga mengurangi pembentukan nitrogen oksida.
4. Pasang alat denitrifikasi: Pasang alat denitrifikasi pada tungku peleburan, seperti metode reduksi katalitik selektif (SCR) atau metode reduksi non-katalitik selektif (SNCR), untuk mengolah emisi nitrogen oksida dan mengurangi konsentrasi emisinya. Teknologi pencampuran denitrifikasi SCR Green Valley yang dipatenkan dapat memastikan pencampuran sempurna antara amonia dan gas buang, sehingga mencapai emisi nitrogen oksida mendekati nol.
5. Memperkuat pemeliharaan dan pengelolaan peralatan: secara berkala melakukan perbaikan dan perawatan tungku peleburan untuk memastikan peralatan dalam kondisi operasi yang baik, meningkatkan efisiensi pembakaran, dan mengurangi emisi nitrogen oksida.
6. Penerapan peraturan lingkungan yang ketat: Perusahaan harus mematuhi peraturan lingkungan nasional dan lokal secara ketat, meningkatkan investasi dalam perlindungan lingkungan, meningkatkan kesadaran lingkungan, dan memastikan bahwa emisi nitrogen oksida dari tungku peleburan memenuhi standar.
Waktu posting: 14 Desember 2023
