Seiring perkembangan ekonomi, kesadaran lingkungan masyarakat terus meningkat, pengembangan dan pemanfaatan energi biomassa semakin mendapat perhatian dari perusahaan. Meskipun tungku pembakaran langsung biomassa merupakan peralatan energi yang efisien dan bersih, proses pembakaran nitrogen oksida (NOx) masih dapat menyebabkan polusi serius terhadap lingkungan. Oleh karena itu, denitrifikasi pada tungku pembakaran langsung biomassa sangat diperlukan.
Teknologi denitrifikasi pada tungku biomassa alami terutama bertujuan untuk mengurangi pembentukan dan emisi nitrogen oksida dalam proses pembakaran melalui teknologi reduksi selektif (SCR), sehingga mengurangi polusi nitrogen oksida terhadap lingkungan. Di bawah aksi katalitik tertentu, nitrogen oksida direduksi menjadi nitrogen dan air dengan menggunakan zat pereduksi seperti amonia atau urea. Keunggulan teknologi SCR adalah efisiensi denitrifikasinya tinggi, yang dapat mencapai lebih dari 90%. Namun, biaya investasi dan operasionalnya tinggi.
Teknologi denitrifikasi pada tungku pembakaran langsung biomassa adalah teknologi yang dioptimalkan oleh para peneliti melalui karakteristik bahan bakar biomassa, pengendalian proses pembakaran, dan pemilihan agen denitrifikasi, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan ekonomi teknologi denitrifikasi pada tungku pembakaran langsung biomassa. Suhu, laju aliran gas, dan konsentrasi oksigen dalam proses pembakaran memiliki pengaruh penting terhadap produksi dan emisi nitrogen oksida. Dengan mengoptimalkan parameter proses pembakaran, menurunkan suhu pembakaran, meningkatkan laju aliran gas, dan konsentrasi oksigen, maka produksi dan emisi nitrogen oksida dapat dikurangi secara efektif.
Ditemukan bahwa untuk mencapai efek denitrifikasi yang ideal, pemilihan agen denitrifikasi yang tepat adalah kuncinya. Amonia dan urea adalah agen denitrifikasi yang ideal, dan masalah kebocoran amonia serta korosi perlu diatasi dalam proses penggunaannya. Melalui pengendalian proses pembakaran dan optimalisasi pemilihan agen denitrifikasi, hal ini membantu meningkatkan efisiensi teknologi denitrifikasi pada tungku pembakaran spontan biomassa.
Sistem denitrifikasi SCR yang dikembangkan secara independen oleh perusahaan kami dapat beroperasi secara stabil hingga standar yang ditetapkan pada beban apa pun. Pada saat yang sama, pemantauan online secara real-time dilakukan berdasarkan konsentrasi NOx dan kandungan O2 sebelum dan sesudah gas buang, dan kontrol real-time dilakukan melalui kontrol ECU. Konsentrasi nitrogen oksida dapat distabilkan di bawah 30 mg/m³, dan efisiensi pengolahan dapat mencapai lebih dari 95%.
Waktu posting: 30 Januari 2024
